PBB Didirikan pada Tanggal

Sejarah Berdirinya PBB

Hello Sobat Ilyas! Apa kabar? Kali ini kita akan membahas sejarah berdirinya PBB, organisasi internasional yang memiliki tujuan untuk menjaga perdamaian dan kerjasama internasional. PBB didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945 di San Francisco, Amerika Serikat.

Setelah Perang Dunia II, dunia mengalami kerusakan yang sangat besar. Kebutuhan akan perdamaian dan kerjasama internasional sangatlah penting. Pada tanggal 25 April 1945, perwakilan dari 50 negara berkumpul di San Francisco untuk membicarakan pembentukan PBB.

Pertemuan itu berlangsung selama dua bulan dan diakhiri dengan penandatanganan Piagam PBB pada tanggal 26 Juni 1945. Piagam PBB mengatur tentang tujuan, prinsip, dan struktur organisasi PBB.

Tujuan PBB

Tujuan utama PBB adalah menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Selain itu, PBB juga memiliki tujuan untuk mempromosikan kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

PBB juga berperan dalam memajukan hak asasi manusia, memerangi kemiskinan, dan menangani masalah lingkungan hidup.

Struktur Organisasi PBB

PBB terdiri dari enam badan utama, yaitu Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Mahkamah Internasional, Sekretariat PBB, dan Badan-Badan Khusus. Setiap badan memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Majelis Umum adalah badan yang terdiri dari seluruh anggota PBB. Setiap negara anggota memiliki satu suara dalam Majelis Umum. Majelis Umum bertugas untuk membahas isu-isu internasional dan mengadopsi resolusi yang tidak bersifat mengikat.

Dewan Keamanan adalah badan yang bertugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Keamanan terdiri dari 15 anggota, di mana lima anggota tetap yaitu Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Perancis, dan Tiongkok, dan sepuluh anggota tidak tetap yang dipilih setiap dua tahun.

Dewan Ekonomi dan Sosial bertugas untuk mempromosikan kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Badan ini juga bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan program-program PBB di seluruh dunia.

Mahkamah Internasional adalah badan yang bertugas untuk menyelesaikan sengketa internasional sesuai dengan hukum internasional. Mahkamah Internasional memiliki yurisdiksi yang bersifat sukarela dan hanya menangani sengketa yang diajukan oleh negara-negara yang bersangkutan.

Sekretariat PBB adalah badan yang bertugas untuk menjalankan program-program PBB dan memberikan layanan administratif pada badan-badan PBB lainnya. Sekretaris Jenderal PBB merupakan pemimpin tertinggi dari Sekretariat PBB.

Badan-Badan Khusus adalah badan yang dibentuk untuk menangani masalah-masalah tertentu, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Keanggotaan PBB

Saat ini, PBB memiliki 193 negara anggota. Setiap negara yang ingin menjadi anggota PBB harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Piagam PBB. Persyaratan utama adalah harus menjadi negara merdeka dan memiliki pengakuan internasional.

Setiap negara anggota memiliki hak untuk mengajukan usul di Majelis Umum, memiliki satu suara dalam Majelis Umum, dan memiliki perwakilan di badan-badan PBB lainnya.

Kesimpulan

Demikianlah sejarah berdirinya PBB dan struktur organisasi PBB. PBB memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional serta mempromosikan kerjasama internasional dalam berbagai bidang.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat Ilyas. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!