Bilangan Pecahan: Panduan Lengkap untuk Sobat Ilyas

Hello, Sobat Ilyas! Jika kamu sering menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan bilangan pecahan. Namun, bagi sebagian orang, bilangan pecahan bisa menjadi sesuatu yang sulit dipahami. Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai bilangan pecahan.

Apa itu Bilangan Pecahan?

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai bilangan pecahan, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu bilangan pecahan. Bilangan pecahan adalah bilangan yang terdiri dari dua bagian, yaitu pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka yang berada di atas garis pecahan, sedangkan penyebut adalah angka yang berada di bawah garis pecahan.

Contoh bilangan pecahan adalah ½, ¾, ⅔, dan lain sebagainya. Dalam bentuk pecahan, bilangan tersebut dapat diartikan sebagai 1 dibagi 2, 3 dibagi 4, dan 2 dibagi 3.

Jenis-jenis Bilangan Pecahan

Terdapat beberapa jenis bilangan pecahan, yaitu:

1. Pecahan Biasa

Pecahan biasa adalah pecahan yang penyebutnya berupa bilangan bulat, seperti ½, ¾, dan ⅔.

2. Pecahan Campuran

Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa, seperti 2 ½, 3 ¾, dan 4 ⅔.

3. Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah pecahan yang penyebutnya berupa bilangan pangkat 10, seperti 0,5, 0,75, dan 0,6667.

Cara Menyederhanakan Bilangan Pecahan

Salah satu hal yang sering membuat orang sulit memahami bilangan pecahan adalah cara menyederhanakan bilangan pecahan. Berikut adalah langkah-langkah untuk menyederhanakan bilangan pecahan:

1. Cari faktor persekutuan terbesar (FPB) antara pembilang dan penyebut

2. Bagi pembilang dan penyebut dengan FPB tersebut

3. Sederhanakan bilangan pecahan yang diperoleh

Contoh:

48/60 = 4 x 12 / 5 x 12 = 4/5

Langkah pertama, cari FPB antara 48 dan 60, yaitu 12. Kemudian, bagi pembilang dan penyebut dengan 12. Hasilnya adalah 4/5. Bilangan pecahan tersebut sudah disederhanakan.

Operasi Bilangan Pecahan

Seperti bilangan bulat, bilangan pecahan juga dapat dilakukan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

1. Penjumlahan dan Pengurangan

Untuk menjumlahkan atau mengurangkan bilangan pecahan, kita harus membuat penyebutnya sama terlebih dahulu. Contoh:

1/3 + 2/3 = (1 x 2) / (3 x 2) + (2 x 1) / (3 x 1) = 3/6

Langkah pertama, buat penyebutnya sama dengan mengalikan 1/3 dengan 2/2. Kemudian, tambahkan pembilangnya. Setelah itu, sederhanakan bilangan pecahan yang diperoleh.

3/4 – 1/4 = (3 x 1) / (4 x 1) – (1 x 1) / (4 x 1) = 2/4

Langkah pertama, buat penyebutnya sama dengan mengalikan 1/4 dengan 3/3. Kemudian, kurangkan pembilangnya. Setelah itu, sederhanakan bilangan pecahan yang diperoleh.

2. Perkalian

Untuk mengalikan bilangan pecahan, kita cukup mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Contoh:

2/3 x 3/4 = (2 x 3) / (3 x 4) = 6/12

Langkah pertama, kalikan pembilangnya. Kemudian, kalikan penyebutnya. Setelah itu, sederhanakan bilangan pecahan yang diperoleh.

3. Pembagian

Untuk membagi bilangan pecahan, kita cukup membalikkan pecahan kedua dan mengalikan pecahan pertama dengan pecahan yang sudah dibalik. Contoh:

2/3 ÷ 3/4 = 2/3 x 4/3 = (2 x 4) / (3 x 3) = 8/9

Langkah pertama, balik pecahan kedua. Kemudian, kalikan pecahan pertama dengan pecahan yang sudah dibalik. Setelah itu, sederhanakan bilangan pecahan yang diperoleh.

Kesimpulan

Itulah tadi pembahasan lengkap mengenai bilangan pecahan. Semoga artikel ini dapat membantu Sobat Ilyas untuk memahami bilangan pecahan dengan lebih baik. Jangan lupa untuk selalu berlatih dan terus belajar matematika. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!