Urutan Penjernihan Air

Hello Sobat Ilyas!

Air yang bersih dan sehat merupakan kebutuhan dasar manusia. Namun, tidak semua sumber air dapat dikonsumsi dengan langsung tanpa proses penjernihan. Oleh karena itu, penjernihan air menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Ada beberapa metode penjernihan air yang dapat dilakukan. Berikut ini adalah urutan metode penjernihan air yang umum dilakukan:

1. Penyaringan

Metode pertama dalam penjernihan air adalah penyaringan. Penyaringan dilakukan dengan cara menyaring air dari partikel-partikel yang terdapat di dalam air. Partikel-partikel ini dapat berupa pasir, kerikil, dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Penyaringan dapat dilakukan dengan menggunakan kain, saringan, atau media penyaring lainnya.

2. Koagulasi

Metode kedua dalam penjernihan air adalah koagulasi. Koagulasi dilakukan dengan menambahkan bahan kimia tertentu ke dalam air untuk mengendapkan partikel-partikel yang tidak dapat disaring. Bahan kimia yang umum digunakan adalah aluminium sulfat dan polimer. Setelah partikel-partikel terendapkan, air akan disaring kembali untuk menghilangkan partikel-partikel tersebut.

3. Sedimentasi

Metode ketiga dalam penjernihan air adalah sedimentasi. Sedimentasi dilakukan dengan membiarkan air yang telah diberi bahan kimia koagulan mengendap selama beberapa waktu. Partikel-partikel yang sudah terendapkan akan membentuk endapan di dasar tangki. Air yang sudah jernih kemudian akan diambil dari permukaan.

4. Filtrasi

Metode keempat dalam penjernihan air adalah filtrasi. Filtrasi dilakukan dengan memasukkan air yang sudah melalui proses koagulasi dan sedimentasi ke dalam media penyaring. Media penyaring yang umum digunakan adalah pasir, zeolit, dan karbon aktif. Media penyaring tersebut akan menyerap partikel-partikel yang tidak bisa diendapkan oleh koagulan.

5. Disinfeksi

Metode terakhir dalam penjernihan air adalah disinfeksi. Disinfeksi dilakukan dengan menambahkan bahan kimia atau sinar UV ke dalam air untuk membunuh bakteri dan virus yang masih ada dalam air. Bahan kimia yang umum digunakan adalah klorin dan ozon. Setelah proses disinfeksi, air sudah siap untuk dikonsumsi.

Kesimpulan

Itulah urutan penjernihan air yang umum dilakukan untuk menghasilkan air yang bersih dan sehat. Proses penjernihan air sangat penting untuk dilakukan, terutama di daerah yang sumber airnya tercemar. Dengan melakukan proses penjernihan air, kita dapat memastikan bahwa air yang kita konsumsi aman dan sehat. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!