Urutan Haji: Panduan Lengkap untuk Para Jemaah

Assalamu’alaikum, Sobat Ilyas!

Jika kamu seorang muslim, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah haji. Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap muslim yang mampu secara finansial dan fisik. Namun, tahukah kamu bahwa haji memiliki urutan yang harus diikuti oleh para jemaah?

Urutan haji dimulai sejak dari awal perjalanan hingga kembali ke tanah air. Berikut adalah panduan lengkap mengenai urutan haji:

1. Ihram

Urutan haji dimulai dengan mengenakan pakaian ihram. Ihram adalah pakaian khusus yang harus dikenakan oleh para jemaah haji selama berada di tanah suci. Pakaian ihram terdiri dari dua helai kain putih yang tidak dijahit dan dipakai dengan cara melilitkan di tubuh.

2. Thawaf

Setelah mengenakan pakaian ihram, urutan haji selanjutnya adalah thawaf. Thawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali searah jarum jam.

3. Sa’i

Setelah thawaf, urutan haji berikutnya adalah sa’i. Sa’i adalah melakukan tujuh kali perjalanan antara bukit Safa dan Marwah. Perjalanan ini dilakukan sebagai mengenang kisah Nabi Ibrahim dan Siti Hajar.

4. Wukuf di Arafah

Urutan haji berikutnya adalah wukuf di Arafah. Wukuf di Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan merupakan salah satu rukun haji yang paling penting. Wukuf di Arafah dilakukan dari tengah hari hingga matahari terbenam.

5. Mabit di Muzdalifah

Setelah wukuf di Arafah, para jemaah haji bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit. Mabit di Muzdalifah dilakukan pada malam hari setelah wukuf di Arafah. Para jemaah menunaikan shalat Maghrib dan Isya di tempat ini.

6. Melempar Jumrah

Urutan haji selanjutnya adalah melempar Jumrah. Melempar Jumrah dilakukan dengan melempar batu ke tiga tiang di Mina. Melempar Jumrah dilakukan pada tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijjah.

7. Tertib dalam Melaksanakan Rukun Haji

Selama menjalankan urutan haji, para jemaah harus memperhatikan tata cara pelaksanaan yang benar sesuai dengan syariat Islam. Para jemaah juga harus memperhatikan rukun-rukun haji dan menjalankannya dengan tertib dan benar.

8. Menghindari Hal yang Dilarang Selama Ihram

Para jemaah haji harus menghindari hal-hal yang dilarang selama mengenakan pakaian ihram. Beberapa hal yang dilarang selama ihram antara lain memotong rambut, memotong kuku, berhubungan suami istri, dan berburu.

9. Melakukan Tawaf Wada’

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian urutan haji, para jemaah harus menunaikan tawaf wada’. Tawaf wada’ dilakukan sebelum meninggalkan Makkah dan berpamitan dengan Ka’bah.

10. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Para jemaah haji harus menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan urutan haji. Para jemaah juga harus menghindari keramaian yang berlebihan dan menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan sekitar.

11. Menghindari Perbuatan yang Dapat Membahayakan Diri Sendiri dan Orang Lain

Para jemaah harus menghindari perbuatan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain selama menjalankan urutan haji. Beberapa perbuatan yang harus dihindari antara lain berdesakan dan berkerumun dalam melaksanakan tawaf dan sa’i.

12. Menjaga Kehormatan dan Keadaban

Para jemaah haji harus menjaga kehormatan dan keadaban selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk menjaga bahasa dan sikap serta menghindari perbuatan yang merugikan orang lain.

13. Membantu Sesama

Para jemaah haji juga harus membantu sesama selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk membantu sesama dalam menjalankan urutan haji dan memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan.

14. Menghindari Perbuatan yang Dapat Merusak Lingkungan

Para jemaah harus menghindari perbuatan yang dapat merusak lingkungan selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

15. Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Para jemaah harus menjaga keamanan dan ketertiban selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk menghindari perbuatan yang dapat merusak keamanan dan ketertiban serta mengikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas keamanan.

16. Menjaga Kesehatan Rohani

Para jemaah haji harus menjaga kesehatan rohani selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk memperbanyak ibadah dan menghindari perbuatan yang merusak kesehatan rohani.

17. Berdoa dan Memohon Ampunan kepada Allah

Para jemaah harus berdoa dan memohon ampunan kepada Allah selama menjalankan urutan haji. Hal ini termasuk memohon ampunan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan dan memohon agar haji diterima oleh Allah.

18. Memperbanyak Dzikir dan Membaca Alquran

Para jemaah haji harus memperbanyak dzikir dan membaca Alquran selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk membaca dzikir dan Alquran setiap saat sebagai bentuk pengingat dan memperkuat iman.

19. Menjaga Kesehatan Jasmani

Para jemaah harus menjaga kesehatan jasmani selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat serta menghindari makanan dan minuman yang meragukan.

20. Menjaga Kesehatan Mental

Para jemaah harus menjaga kesehatan mental selama berada di tanah suci. Hal ini termasuk menghindari stres dan kecemasan serta memperbanyak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah.

Kesimpulan

Urutan haji merupakan tahapan-tahapan yang harus diikuti oleh para jemaah selama melaksanakan ibadah haji. Para jemaah harus memperhatikan urutan haji dan menjalankannya dengan benar serta memperhatikan hal-hal yang harus dihindari selama haji. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan bagi para jemaah dalam menjalankan urutan haji secara benar dan sesuai dengan syariat Islam.

Hingga jumpa kembali di artikel menarik lainnya, Sobat Ilyas!