Struktur Usus Besar: Cara Kerja dan Fungsi pada Tubuh Manusia

Hello Sobat Ilyas, apakah kamu tahu bahwa usus besar adalah bagian dari saluran pencernaan manusia yang sangat penting? Usus besar memiliki struktur yang unik dan perannya sangat vital dalam memproses makanan dan mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh kita. Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara detail mengenai struktur usus besar serta cara kerja dan fungsi dari organ yang satu ini. Yuk, simak artikel selengkapnya!

Struktur Usus Besar

Usus besar merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan manusia, setelah usus halus. Organ ini memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Rektum
  • Kolon sigmoid
  • Kolon desendens
  • Kolon transversum
  • Kolon asendens
  • Kolon sekum
  • Appendiks vermiformis

Masing-masing bagian usus besar memiliki struktur dan fungsi yang berbeda-beda. Kolon sigmoid, misalnya, memiliki bentuk yang melengkung dan berfungsi untuk mengumpulkan feses sebelum dikeluarkan melalui anus. Sedangkan appendiks vermiformis adalah sebuah “tambahan” kecil yang berbentuk seperti jari dan terletak di ujung kolon sekum.

Struktur usus besar sendiri terdiri dari beberapa lapisan, yaitu:

  • Lapisan mukosa: lapisan terluar yang langsung bersentuhan dengan makanan dan feses. Lapisan ini juga mengandung kelenjar yang berfungsi untuk menghasilkan lendir yang melindungi dinding usus dari iritasi.
  • Lapisan submukosa: lapisan yang terletak di bawah lapisan mukosa dan mengandung pembuluh darah dan saraf.
  • Lapisan otot: lapisan yang terletak di bawah lapisan submukosa dan terdiri dari otot-otot polos yang berfungsi untuk menggerakkan usus dan memampatkan feses.
  • Lapisan serosa: lapisan terluar yang terdiri dari jaringan ikat dan menghasilkan cairan serosa yang melumasi usus agar tidak teriritasi.

Cara Kerja Usus Besar

Usus besar berfungsi untuk memproses makanan yang tidak dicerna oleh usus halus dan mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh kita. Setelah makanan melewati usus halus, feses yang sudah terbentuk akan masuk ke dalam kolon sigmoid dan kemudian diangkut ke kolon desendens, kolon transversum, kolon asendens, kolon sekum, dan appendiks vermiformis.

Di dalam usus besar, feses akan diolah lebih lanjut oleh bakteri yang hidup di dalam usus besar. Bakteri ini akan membantu memecah sisa-sisa makanan menjadi zat-zat yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, bakteri juga membantu menghasilkan beberapa vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin K.

Setelah feses selesai diproses di dalam usus besar, maka akan dikeluarkan melalui anus. Proses ini disebut dengan buang air besar atau defekasi.

Fungsi Usus Besar

Usus besar memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh manusia, yaitu:

  • Mengabsorpsi air dan elektrolit: Usus besar berfungsi untuk menyerap air dan elektrolit dari feses sehingga tubuh tidak kehilangan cairan secara berlebihan.
  • Menyimpan feses: Feses yang sudah terbentuk akan disimpan di dalam usus besar sebelum dikeluarkan melalui anus.
  • Memproses feses: Bakteri di dalam usus besar membantu memecah sisa-sisa makanan menjadi zat yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.
  • Produksi vitamin: Bakteri di dalam usus besar juga membantu menghasilkan beberapa vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin K.

Penyakit Usus Besar

Beberapa penyakit yang dapat menyerang usus besar antara lain:

  • Radang usus besar: Penyakit ini disebabkan oleh peradangan pada dinding usus besar. Radang usus besar dapat menyebabkan diare, sakit perut, dan demam.
  • Kanker usus besar: Kanker usus besar adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam usus besar. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti perut kembung, perdarahan rektum, dan kelelahan.
  • Divertikulitis: Penyakit ini terjadi ketika kantung-kantung kecil di dinding usus besar menjadi meradang atau terinfeksi. Divertikulitis dapat menyebabkan sakit perut, demam, dan perdarahan rektum.

Kesimpulan

Usus besar merupakan bagian penting dari saluran pencernaan manusia. Organ ini memiliki struktur yang unik dan berfungsi untuk memproses makanan yang tidak dicerna oleh usus halus serta mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh kita. Usus besar juga memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh, seperti mengabsorpsi air dan elektrolit, menyimpan feses, memproses feses, dan produksi vitamin. Oleh karena itu, kita perlu menjaga kesehatan usus besar dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Sekian artikel mengenai struktur usus besar kali ini. Semoga bermanfaat untuk Sobat Ilyas. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!