Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

Hello, Sobat Ilyas! Apakah kamu seorang mahasiswa akuntansi atau mungkin seorang pengusaha yang ingin mempelajari akuntansi dasar? Jika iya, maka kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah persamaan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi adalah dasar dalam pembukuan keuangan yang harus dipahami oleh setiap pelaku bisnis atau perusahaan. Dalam artikel ini, akan kita bahas mengenai rumus persamaan dasar akuntansi secara santai dan mudah dipahami. Yuk, simak ulasannya!

Apa itu Persamaan Dasar Akuntansi?

Sebagai pengantar, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu persamaan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi adalah sebuah konsep dalam akuntansi yang berisi tentang hubungan antara aktiva, liabilitas, dan modal pemilik. Persamaan ini selalu harus seimbang untuk menunjukkan keseimbangan keuangan perusahaan. Artinya, jumlah total aktiva yang dimiliki perusahaan harus sama dengan jumlah total liabilitas ditambah modal pemilik.

Contoh Persamaan Dasar Akuntansi

Untuk lebih memahami tentang persamaan dasar akuntansi, berikut adalah contoh persamaan dasar akuntansi:

Aktiva = Liabilitas + Modal Pemilik

Contoh:

Perusahaan X memiliki aktiva sebesar Rp 50 juta, liabilitas sebesar Rp 20 juta, dan modal pemilik sebesar Rp 30 juta. Maka, persamaan dasar akuntansi pada perusahaan X adalah:

50 juta (aktiva) = 20 juta (liabilitas) + 30 juta (modal pemilik)

Dapat dilihat bahwa jumlah total dari aktiva perusahaan X (Rp 50 juta) sama dengan jumlah total dari liabilitas (Rp 20 juta) ditambah modal pemilik (Rp 30 juta). Oleh karena itu, persamaan dasar akuntansi pada perusahaan X seimbang.

Bagaimana Cara Menggunakan Persamaan Dasar Akuntansi?

Setelah mengetahui apa itu persamaan dasar akuntansi, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara menggunakan persamaan dasar akuntansi dalam pembukuan keuangan. Untuk menggunakan persamaan dasar akuntansi, kamu harus melakukan pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan. Pencatatan tersebut dapat dilakukan melalui jurnal umum atau buku besar.

Setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan harus dicatat sebagai perubahan dalam jumlah aktiva, liabilitas, atau modal pemilik. Dalam pencatatan tersebut, kamu harus memastikan bahwa persamaan dasar akuntansi selalu seimbang. Jika persamaan dasar akuntansi tidak seimbang, maka kamu harus melakukan pengecekan ulang pada pencatatan yang telah dilakukan.

Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

Berikut adalah rumus persamaan dasar akuntansi:

Aktiva = Liabilitas + Modal Pemilik

Kamu dapat menggunakan rumus ini untuk mengetahui jumlah aktiva, liabilitas, atau modal pemilik dalam perusahaan. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan rumus ini untuk memastikan bahwa persamaan dasar akuntansi selalu seimbang.

Aktiva

Aktiva adalah semua hak milik perusahaan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diukur secara finansial. Aktiva terdiri dari aktiva lancar dan aktiva tetap.

Aktiva Lancar

Aktiva lancar adalah semua hak milik perusahaan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diukur secara finansial yang dapat dimiliki atau diubah menjadi uang dalam waktu singkat, yaitu dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contoh dari aktiva lancar antara lain kas, piutang, dan persediaan.

Aktiva Tetap

Aktiva tetap adalah semua hak milik perusahaan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diukur secara finansial yang digunakan dalam operasional perusahaan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun. Contoh dari aktiva tetap antara lain gedung, mesin, dan kendaraan.

Liabilitas

Liabilitas adalah semua kewajiban perusahaan yang harus dibayar dalam jangka waktu tertentu. Liabilitas terdiri dari liabilitas lancar dan liabilitas jangka panjang.

Liabilitas Lancar

Liabilitas lancar adalah semua hutang perusahaan yang harus dibayar dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Contoh dari liabilitas lancar antara lain hutang dagang, hutang pajak, dan hutang gaji karyawan.

Liabilitas Jangka Panjang

Liabilitas jangka panjang adalah semua hutang perusahaan yang harus dibayar dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Contoh dari liabilitas jangka panjang antara lain pinjaman bank dan obligasi.

Modal Pemilik

Modal pemilik adalah seluruh sumber daya yang dimiliki oleh pemilik perusahaan. Modal pemilik terdiri dari modal saham dan laba ditahan.

Modal Saham

Modal saham adalah modal yang diperoleh dari penjualan saham perusahaan kepada investor. Modal saham merupakan bagian dari modal pemilik yang disetor oleh para pemegang saham.

Laba Ditahan

Laba ditahan adalah laba yang diperoleh oleh perusahaan selama beberapa tahun dan belum dibagikan kepada pemilik perusahaan atau belum dijadikan cadangan. Laba ditahan merupakan bagian dari modal pemilik yang belum ditarik oleh pemilik perusahaan.

Simak Kesimpulan Berikut Ini

Setelah memahami penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa persamaan dasar akuntansi adalah dasar dalam pembukuan keuangan yang harus dipahami oleh setiap pelaku bisnis atau perusahaan. Persamaan ini selalu harus seimbang untuk menunjukkan keseimbangan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, kamu harus memastikan bahwa persamaan dasar akuntansi selalu seimbang dalam setiap pencatatan transaksi yang terjadi dalam perusahaan.

Sampai Jumpa Lagi di Artikel Menarik Lainnya!