Putra Nabi Nuh: Kisah tentang Anak-Anak Nabi dalam Al-Quran

Pengenalan

Hello Sobat Ilyas, kali ini kita akan membahas tentang salah satu kisah yang terdapat dalam Al-Quran, yaitu kisah putra Nabi Nuh. Kisah ini menjadi salah satu kisah penting dalam sejarah Islam dan menjadi pelajaran bagi kita semua.

Siapakah Nabi Nuh?

Sebelum masuk ke kisah putra Nabi Nuh, mari kita kenali terlebih dahulu siapa Nabi Nuh. Nabi Nuh merupakan salah satu nabi ulul azmi yang diutus oleh Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam kepada umat manusia pada masa itu.

Kisah Nabi Nuh dan Anak-Anaknya

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa Nuh memiliki tiga orang putra, yaitu Sam, Ham, dan Yafith. Ketiga putranya tersebut turut bersama Nuh membangun bahtera untuk menyelamatkan diri dari banjir besar yang akan datang.

Sam, Ham, dan Yafith

Sam, Ham, dan Yafith merupakan anak-anak yang taat kepada Nuh dan mengikuti segala perintahnya. Mereka bersama Nuh membangun bahtera selama bertahun-tahun untuk menyelamatkan diri dari banjir besar yang akan terjadi.

Menolak Ajakan Nabi Nuh

Namun, tidak semua anak Nuh mau mengikuti ajakan ayahnya. Dalam Al-Quran disebutkan bahwa salah satu putra Nuh, yaitu Ham, menolak ajakan ayahnya untuk masuk ke dalam bahtera dan memilih untuk tetap tinggal di daratan.

Kehidupan Setelah Banjir

Setelah banjir besar berakhir dan air surut, Nuh dan keluarganya beserta hewan-hewan yang dibawa dalam bahtera keluar dari bahtera dan memulai kehidupan yang baru. Dalam Al-Quran disebutkan bahwa Nuh hidup hingga usia 950 tahun dan Sam menjadi penerus dakwah ayahnya.

Pelajaran dari Kisah Putra Nabi Nuh

Kisah putra Nabi Nuh mengajarkan kita untuk selalu taat kepada perintah Allah dan menjalankan ajaran Islam dengan baik. Selain itu, kisah ini juga mengajarkan kita untuk selalu mempercayai dan menjaga kepercayaan ayah dan orang tua.

Menjaga Keimanan

Kisah putra Nabi Nuh juga mengajarkan kita untuk selalu menjaga keimanan dan menghindari godaan-godaan dunia. Seperti yang terjadi pada Ham yang memilih untuk tetap tinggal di daratan dan tidak mengikuti ajakan ayahnya untuk masuk ke dalam bahtera.

Kesimpulan

Itulah kisah tentang putra Nabi Nuh yang terdapat dalam Al-Quran. Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu taat kepada perintah Allah dan menjalankan ajaran Islam dengan baik. Selamat menjalankan ibadah Sobat Ilyas dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.