Pola Lantai Tari Kecak

Pengenalan

Hello Sobat Ilyas! Kali ini kita akan membahas tentang pola lantai tari kecak. Tari kecak merupakan tarian yang berasal dari Bali yang sangat terkenal di seluruh dunia. Salah satu hal yang membuat tari kecak sangat menarik adalah gerakan dan pola lantainya yang unik. Pola lantai ini terdiri dari beberapa bagian yang berbeda, dan masing-masing bagian memiliki arti dan makna yang berbeda pula.

Bagian Pertama

Bagian pertama dari pola lantai tari kecak disebut dengan “sanggar”. Bagian ini biasanya digunakan sebagai tempat para penari berkumpul sebelum memulai tarian. Selain itu, sanggar juga digunakan sebagai tempat untuk melakukan latihan dan persiapan sebelum tampil di depan penonton.

Bagian Kedua

Setelah para penari berkumpul di sanggar, mereka kemudian akan memulai tarian kecak dengan membentuk pola lantai yang disebut dengan “kotak”. Pola lantai ini terdiri dari empat sudut yang melambangkan empat arah mata angin. Para penari kemudian akan membentuk lingkaran di dalam kotak tersebut, dan gerakan mereka akan mengikuti pola lingkaran ini.

Bagian Ketiga

Setelah membentuk lingkaran di dalam kotak, para penari kemudian akan membentuk pola lantai yang disebut dengan “bulatan”. Pola lantai ini terdiri dari sebuah lingkaran besar yang melambangkan kehidupan dan alam semesta. Para penari kemudian akan bergerak di dalam lingkaran ini dengan gerakan yang teratur dan harmonis.

Bagian Keempat

Setelah membentuk pola lantai bulatan, para penari kemudian akan membentuk pola lantai yang disebut dengan “tari jauk”. Pola lantai ini terdiri dari beberapa lingkaran kecil yang melambangkan kehidupan sehari-hari. Para penari kemudian akan bergerak di dalam lingkaran-lingkaran kecil ini dengan gerakan yang lebih bebas dan spontan.

Bagian Kelima

Setelah menyelesaikan tari jauk, para penari kemudian akan membentuk pola lantai yang disebut dengan “tari pelangi”. Pola lantai ini terdiri dari lingkaran besar yang melambangkan keindahan alam. Para penari kemudian akan bergerak di dalam lingkaran ini dengan gerakan yang indah dan elegan, seolah-olah mereka sedang menari di atas awan.

Bagian Keenam

Setelah menyelesaikan tari pelangi, para penari kemudian akan membentuk pola lantai yang disebut dengan “tari bunga”. Pola lantai ini terdiri dari beberapa lingkaran kecil yang melambangkan keindahan bunga. Para penari kemudian akan bergerak di dalam lingkaran-lingkaran kecil ini dengan gerakan yang anggun dan mempesona.

Bagian Ketujuh

Setelah menyelesaikan tari bunga, para penari kemudian akan membentuk pola lantai yang disebut dengan “tari kembang api”. Pola lantai ini terdiri dari gerakan yang cepat dan dinamis yang melambangkan semangat dan keberanian. Para penari kemudian akan bergerak dengan gerakan yang intens dan penuh semangat.

Kesimpulan

Itulah beberapa bagian dari pola lantai tari kecak. Setiap bagian memiliki makna dan arti yang berbeda, dan ketika digabungkan menjadi satu kesatuan, mereka membentuk sebuah tarian yang sangat indah dan mengagumkan. Tari kecak bukan hanya sebuah tarian, tetapi juga sebuah seni yang harus dijaga dan dilestarikan. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya, Sobat Ilyas!