Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diketahui

Salam kenal, Sobat Ilyas! Apa kabar? Kali ini kita akan membahas tentang darah rendah yang seringkali membuat seseorang merasa lemas dan lesu. Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang di bawah 90/60 mmHg. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab darah rendah yang perlu Sobat Ilyas ketahui.

1. Kondisi Medis

Beberapa kondisi medis bisa menjadi penyebab darah rendah, seperti diabetes, gangguan tiroid, dan anemia. Ketika tubuh mengalami kondisi medis tersebut, maka produksi hormon dan sel darah merah pun bisa terganggu. Hal ini akan membuat tubuh kekurangan oksigen dan nutrisi sehingga tekanan darah pun turun.

2. Keturunan

Ternyata, darah rendah juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jika anggota keluarga memiliki riwayat hipotensi, maka kemungkinan besar Sobat Ilyas juga akan mengalaminya.

3. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh bisa membuat tekanan darah turun. Hal ini terjadi karena darah menjadi lebih kental dan sulit mengalir ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, penting bagi Sobat Ilyas untuk selalu menjaga asupan cairan dalam tubuh.

4. Kehilangan Darah

Kehilangan darah bisa terjadi karena berbagai hal, seperti cedera atau operasi. Ketika tubuh kehilangan darah, maka volume darah dalam tubuh akan menurun sehingga tekanan darah pun turun.

5. Obat-obatan

Beberapa obat-obatan, seperti obat tekanan darah, obat tidur, dan obat depresi, bisa mempengaruhi tekanan darah seseorang. Jika Sobat Ilyas mengonsumsi obat-obatan tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

6. Kurangnya Garam

Garam memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, termasuk tekanan darah. Jika tubuh kekurangan garam, maka tekanan darah bisa turun. Namun, perlu diingat bahwa terlalu banyak mengonsumsi garam juga tidak baik untuk kesehatan.

7. Menstruasi

Pada saat menstruasi, tubuh bisa kehilangan sejumlah darah yang cukup banyak. Hal ini bisa membuat tekanan darah turun. Selain itu, perubahan hormon pada saat menstruasi juga bisa memengaruhi tekanan darah.

8. Makanan yang Tidak Sehat

Makanan yang mengandung banyak lemak dan gula bisa memicu terjadinya hipotensi. Hal ini terjadi karena makanan tersebut dapat memicu terjadinya penumpukan plak di dinding arteri sehingga menghambat aliran darah.

9. Stres

Stres dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang membuat pembuluh darah menyempit. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba.

10. Aktivitas Fisik yang Berlebihan

Aktivitas fisik yang berlebihan bisa memicu terjadinya hipotensi. Hal ini terjadi karena aktivitas fisik yang berlebihan dapat membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit.

11. Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan seperti cuaca panas atau dingin bisa mempengaruhi tekanan darah seseorang. Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan sehingga tekanan darah bisa turun. Sedangkan saat cuaca dingin, pembuluh darah bisa menyempit sehingga aliran darah menjadi terhambat.

12. Alkohol

Alkohol memiliki efek vasodilator yang dapat membuat pembuluh darah melebar. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba.

13. Rokok

Rokok memiliki efek vasokonstriktor yang dapat membuat pembuluh darah menyempit. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba.

14. Kurangnya Istirahat

Kurangnya istirahat dapat membuat tubuh kehilangan energi dan membuat tekanan darah turun. Oleh karena itu, penting bagi Sobat Ilyas untuk selalu mendapatkan istirahat yang cukup setiap harinya.

15. Usia

Seiring bertambahnya usia, elastisitas pembuluh darah akan menurun sehingga tekanan darah bisa turun.

16. Faktor Genetik

Faktor genetik juga bisa mempengaruhi tekanan darah seseorang. Jika orangtua memiliki riwayat hipotensi, maka kemungkinan besar anaknya juga akan mengalaminya.

17. Kurangnya Nutrisi

Kurangnya nutrisi seperti vitamin B12 dan asam folat bisa mempengaruhi produksi sel darah merah. Hal ini akan membuat tubuh kekurangan oksigen sehingga tekanan darah turun.

18. Gangguan Saraf

Gangguan saraf seperti gangguan saraf otonom bisa mempengaruhi fungsi pembuluh darah dan jantung. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah turun.

19. Kondisi Emosional

Kondisi emosional seperti cemas dan depresi bisa memicu pelepasan hormon yang mempengaruhi tekanan darah. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba.

20. Efek Samping Obat-obatan Herbal

Beberapa obat-obatan herbal seperti ginseng dan Echinacea bisa mempengaruhi tekanan darah seseorang. Jika Sobat Ilyas mengonsumsi obat-obatan herbal tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Kesimpulan

Itulah beberapa penyebab darah rendah yang perlu Sobat Ilyas ketahui. Jika Sobat Ilyas mengalami gejala darah rendah seperti pusing, lemas, dan lesu, segera konsultasikan dengan dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan lupa untuk selalu menjaga pola hidup yang sehat agar terhindar dari berbagai penyakit. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!