Pengertian Bilangan Oksidasi

Hello Sobat Ilyas, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi atau biasa disebut dengan biloks merupakan besaran yang menunjukkan jumlah elektron yang ditransfer atau diterima oleh suatu unsur dalam suatu senyawa kimia.

Cara Menentukan Bilangan Oksidasi

Untuk menentukan bilangan oksidasi suatu unsur, terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan. Pertama, bilangan oksidasi unsur bebas atau netral selalu sama dengan nol. Kedua, bilangan oksidasi hidrogen (H) selalu +1 kecuali dalam senyawa dengan logam alkali atau alkali tanah, di mana biloksnya -1. Ketiga, bilangan oksidasi oksigen (O) selalu -2 kecuali dalam senyawa hidrogen peroksida (H2O2) di mana biloksnya -1. Keempat, bilangan oksidasi logam alkali (Li, Na, K, Rb, Cs, Fr) selalu +1 dan bilangan oksidasi logam alkali tanah (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra) selalu +2.

Contoh Soal

Untuk memahami lebih lanjut tentang bilangan oksidasi, berikut adalah contoh soal:

Tentukan bilangan oksidasi pada unsur klorin (Cl) dalam senyawa HClO4!

Jawab:

Pertama, kita mengetahui bahwa bilangan oksidasi hidrogen selalu +1 dan bilangan oksidasi oksigen selalu -2. Maka, dapat kita tuliskan:

H(ClO4) = 0

+1 + x -8 = 0

x = +7

Sehingga, bilangan oksidasi klorin dalam senyawa HClO4 adalah +7.

Manfaat Bilangan Oksidasi

Memahami bilangan oksidasi sangat penting dalam kimia karena dapat membantu dalam menentukan sifat senyawa kimia. Selain itu, pengetahuan tentang bilangan oksidasi juga berguna dalam menyelesaikan permasalahan dalam kimia seperti menyelesaikan persamaan reaksi kimia.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang pengertian bilangan oksidasi, cara menentukan bilangan oksidasi, contoh soal, dan manfaat bilangan oksidasi. Dengan memahami bilangan oksidasi, kita dapat lebih mudah dalam menentukan sifat senyawa kimia dan menyelesaikan permasalahan dalam kimia. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Ilyas. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!