Penemu Vaksin Rabies

Hello Sobat Ilyas, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang penemu vaksin rabies. Sebelumnya, apakah Sobat Ilyas sudah mengetahui apa itu vaksin rabies?

Vaksin rabies merupakan vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit rabies pada hewan maupun manusia. Penyakit rabies sendiri disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kematian jika tidak segera diobati.

Penemuan Vaksin Rabies oleh Louis Pasteur

Penemu vaksin rabies pertama kali dilakukan oleh seorang ilmuwan bernama Louis Pasteur pada tahun 1885. Saat itu, Pasteur sedang melakukan penelitian tentang penyebab penyakit anthrax pada sapi dan kambing.

Namun, suatu ketika Pasteur mendapatkan kunjungan dari seorang ibu yang putranya diserang oleh seekor anjing gila. Dalam upaya menyelamatkan nyawa sang anak, Pasteur melakukan percobaan pada seekor anjing yang sudah terinfeksi rabies. Ia memberikan vaksin yang sudah dilemahkan virusnya dan berhasil menyembuhkan anjing tersebut.

Dari sinilah, Pasteur mulai melakukan penelitian lebih lanjut tentang rabies dan berhasil menemukan vaksin yang ampuh untuk mencegah virus rabies. Penemuan ini sangat membantu dalam mengatasi kasus rabies yang sering terjadi pada manusia maupun hewan.

Perkembangan Vaksin Rabies

Setelah penemuan vaksin rabies oleh Louis Pasteur, para ilmuwan terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas vaksin tersebut. Hingga saat ini, vaksin rabies sudah banyak dikembangkan dan diproduksi di berbagai negara.

Untuk pemberian vaksin pada hewan, biasanya akan dilakukan pada usia 3 bulan pertama. Sedangkan untuk manusia, vaksin diberikan setelah terjadi gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies atau pada orang yang bekerja dengan hewan yang berpotensi terinfeksi rabies.

Manfaat Vaksin Rabies

Vaksin rabies memiliki manfaat yang sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit rabies. Beberapa manfaat dari vaksin rabies antara lain:

1. Mencegah penyebaran penyakit rabies pada hewan

2. Mencegah penularan rabies dari hewan ke manusia

3. Menjaga kesehatan dan keselamatan manusia dan hewan dari penyakit rabies

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gigitan Hewan yang Diduga Terinfeksi Rabies?

Jika Sobat Ilyas atau seseorang yang dikenal terkena gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies, maka hal yang harus dilakukan adalah segera mencuci luka tersebut dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit. Kemudian segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Jangan diabaikan, karena jika tidak segera ditangani, penyakit rabies bisa menyebabkan kematian.

Kesimpulan

Dari ulasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa penemu vaksin rabies pertama kali dilakukan oleh Louis Pasteur pada tahun 1885. Penemuan ini sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit rabies pada manusia maupun hewan.

Sekarang, vaksin rabies sudah banyak dikembangkan dan diproduksi di berbagai negara dan memiliki manfaat yang sangat penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan manusia dan hewan dari penyakit rabies.

Jangan lupa untuk selalu waspada dan segera mencari perawatan jika terkena gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!