Hukum Newton 2: Bagaimana Benda Bergerak dan Reaksinya

Hello, Sobat Ilyas! Siapa di antara kita yang tidak pernah mendengar tentang Hukum Newton? Hukum Newton adalah salah satu teori penting dalam fisika yang diemban oleh ilmuwan Inggris, Sir Isaac Newton. Hukum Newton terdiri dari tiga prinsip, yang masing-masing menjelaskan tentang gerak benda dan reaksinya. Namun, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Hukum Newton 2 saja. Yuk, simak penjelasannya!

Seperti yang kita ketahui, Hukum Newton 2 menyatakan bahwa gaya yang bekerja pada sebuah benda akan menyebabkan benda tersebut mengalami percepatan searah dengan gaya tersebut, dan besarnya percepatan sebanding dengan besar gaya yang bekerja pada benda tersebut. Dalam kata lain, Hukum Newton 2 menyatakan bahwa setiap aksi selalu diikuti oleh reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.

Misalnya, ketika kita mendorong sebuah benda, maka benda tersebut akan bergerak searah dengan arah dorongan kita. Namun, sebenarnya ada reaksi yang terjadi pada saat yang sama. Sesuai dengan Hukum Newton 2, ketika kita mendorong benda, benda tersebut juga menekan kita dengan kekuatan yang sama, namun dalam arah yang berlawanan. Itulah yang disebut dengan reaksi.

Namun, sebenarnya Hukum Newton 2 tidak hanya berlaku pada benda yang diam, tetapi juga pada benda yang sedang bergerak. Jadi, jika kita memberikan gaya pada sebuah benda yang sedang bergerak, maka benda tersebut akan mengalami percepatan searah dengan arah gaya tersebut, dan besarnya percepatan sebanding dengan besar gaya yang bekerja pada benda tersebut.

Selain itu, Hukum Newton 2 juga berlaku pada benda-benda yang tidak bergerak. Ketika kita menarik sebuah benda yang tidak dapat digerakkan, misalnya sebuah meja yang terbuat dari kayu yang sangat berat, maka sebenarnya kita memberikan gaya pada benda tersebut. Namun, karena benda tersebut tidak dapat digerakkan, maka benda tersebut akan memberikan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah dengan gaya yang kita berikan.

Hal yang menarik dari Hukum Newton 2 adalah bahwa reaksi dan aksi selalu sama besar dan berlawanan arah. Ini berarti bahwa ketika kita memukul sebuah bola, maka bola tersebut akan memberikan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah terhadap pemukulan kita. Oleh karena itu, jika kita memukul bola dengan keras, maka bola tersebut akan memukul kita dengan kekuatan yang sama besarnya, namun dalam arah yang berlawanan.

Namun, perlu diingat bahwa Hukum Newton 2 hanya berlaku pada benda-benda yang berada di ruang hampa udara, atau dalam kondisi yang tidak ada hambatan yang signifikan. Jika benda tersebut berada dalam medium seperti air atau udara, maka akan ada hambatan yang mempengaruhi gerakan benda tersebut, dan reaksi tidak selalu sama besar dan berlawanan arah dengan aksi.

Bagaimana dengan aplikasi dari Hukum Newton 2 dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita lihat beberapa contohnya. Ketika kita sedang mendorong sebuah kereta belanja di supermarket, maka harus memberikan gaya yang cukup besar agar kereta tersebut dapat bergerak dengan lancar. Namun, ketika kita sudah berhasil menggerakkan kereta tersebut, maka kereta tersebut akan terus bergerak dengan kecepatan konstan ke arah yang kita dorong, karena gaya yang kita berikan terus mempengaruhi gerakan kereta tersebut.

Contoh lainnya adalah ketika kita menarik sebuah rak buku yang berada di atas lantai. Jika rak buku tersebut tidak dapat digerakkan, maka kita akan merasa kesulitan untuk menariknya. Namun, ketika kita berhasil menarik rak buku tersebut, maka rak buku tersebut akan terus bergerak dengan kecepatan konstan ke arah yang kita tarik, karena gaya yang kita berikan terus mempengaruhi gerakan rak buku tersebut.

Terakhir, penting untuk diingat bahwa Hukum Newton 2 tidak selalu berlaku pada benda-benda yang sangat kecil atau sangat besar. Pada benda-benda yang sangat kecil seperti partikel atom, Hukum Newton 2 tidak selalu berlaku karena terdapat efek kuantum yang mempengaruhi gerakan partikel tersebut. Sedangkan pada benda-benda yang sangat besar seperti planet atau bintang, Hukum Newton 2 tidak selalu berlaku karena terdapat efek relativitas yang mempengaruhi gerakan benda-benda tersebut.

Kesimpulan

Hukum Newton 2 adalah salah satu prinsip penting dalam fisika yang menjelaskan tentang gerak benda dan reaksinya. Hukum Newton 2 menyatakan bahwa setiap aksi selalu diikuti oleh reaksi yang sama besar dan berlawanan arah. Hukum Newton 2 berlaku pada benda-benda yang berada di ruang hampa udara atau dalam kondisi yang tidak ada hambatan yang signifikan. Aplikasi dari Hukum Newton 2 dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika kita mendorong kereta belanja atau menarik rak buku. Namun, Hukum Newton 2 tidak selalu berlaku pada benda-benda yang sangat kecil atau sangat besar karena efek kuantum atau efek relativitas yang mempengaruhi gerakan benda tersebut.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!