Detik Detik Wafatnya Rasulullah SAW

Sobat Ilyas, Apa yang Terjadi Saat Rasulullah SAW Wafat?

Hello Sobat Ilyas, kita semua tahu bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT untuk membawa agama Islam kepada umat manusia. Beliau adalah teladan bagi seluruh umat Islam dalam menjalankan ajaran agama Islam. Namun, pada suatu hari yang kelam, Rasulullah SAW meninggalkan kita semua untuk selamanya. Bagaimana detik-detik terakhir sebelum wafatnya Rasulullah SAW? Mari simak artikel ini sampai selesai.

Kondisi Kesehatan Rasulullah SAW Sebelum Wafat

Sebelum wafat, Rasulullah SAW mengalami sakit selama beberapa hari. Beliau merasakan sakit di bagian kepala dan lambungnya. Meski begitu, beliau tetap menerima tamu dan memberikan nasihat kepada umat Islam. Rasulullah SAW juga terus melaksanakan shalat meski harus dibantu oleh para sahabatnya.

Detik-detik Terakhir Sebelum Wafat

Pada hari Senin, 12 Rabiul Awal 11 H/8 Juni 632 Masehi, Rasulullah SAW sempat keluar rumah dan memberikan nasihat kepada para sahabatnya. Setelah itu, beliau kembali ke rumah dan merasa semakin lemah. Beliau memerintahkan para sahabatnya untuk menyiapkan air wudhu dan bantuan untuk beliau.

Rasulullah SAW kemudian meminta untuk dipanggilkan putranya, Ibrahim, yang meninggal dunia sebelumnya. Beliau memeluk dan mencium jenazahnya sambil menangis. Kemudian, beliau mengeluarkan doa yang kemudian menjadi salah satu doa yang disunnahkan dalam Islam.

Setelah itu, beliau kembali ke tempat tidur dan meminta untuk dipanggilkan para sahabatnya. Beliau memberikan wasiat terakhirnya kepada para sahabatnya dan meminta agar mereka tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam.

Wafatnya Rasulullah SAW

Setelah memberikan wasiat terakhir, Rasulullah SAW meminta agar tirai kamar beliau ditutup. Beliau kemudian meminta untuk dipanggilkan air, dan beliau melakukan wudhu terakhir. Kemudian, beliau meminta agar beliau duduk dan beliau menghadap ke Ka’bah.

Kemudian, beliau mengucapkan kalimat syahadat dan mengangkat jari telunjuknya ke atas. Beliau lalu menundukkan kepala dan wafat dalam keadaan tenang. Para sahabat yang berada di sekitar beliau menangis karena kehilangan sosok yang sangat dicintai.

Kesedihan Umat Islam

Wafatnya Rasulullah SAW menjadi momen yang sangat mengharukan bagi seluruh umat Islam. Para sahabat beliau menangis dan meratap karena kehilangan sosok yang sangat dicintai. Namun, para sahabat beliau tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam seperti yang diinginkan oleh Rasulullah SAW.

Pelaksanaan Pemakaman Rasulullah SAW

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, para sahabat beliau segera mempersiapkan pemakaman beliau. Jenazah beliau dimandikan dan dikafani dengan kain putih yang sederhana. Kemudian, jenazah beliau diletakkan di dalam liang lahat yang terbuat dari tanah liat.

Pemakaman Rasulullah SAW menjadi momen yang sangat mengharukan bagi seluruh umat Islam. Ribuan orang datang dari berbagai penjuru untuk mengantar beliau ke peristirahatan terakhirnya di tempat yang sekarang dikenal sebagai Masjid Nabawi.

Pentingnya Mengenang Detik-detik Wafatnya Rasulullah SAW

Mengenang detik-detik wafatnya Rasulullah SAW menjadi penting bagi seluruh umat Islam. Hal ini tidak hanya sebagai penghormatan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai pengingat kepada kita semua bahwa hidup di dunia ini hanya sementara. Kita harus selalu berusaha untuk menjalankan ajaran agama Islam dan mengikuti teladan Rasulullah SAW.

Kesimpulan

Wafatnya Rasulullah SAW menjadi momen yang mengharukan bagi seluruh umat Islam. Beliau meninggalkan kita semua untuk selamanya, tetapi ajaran-ajarannya akan selalu menjadi teladan bagi seluruh umat Islam. Kita harus selalu mengenang detik-detik wafatnya Rasulullah SAW sebagai pengingat bahwa hidup di dunia ini hanya sementara dan kita harus selalu berusaha untuk menjalankan ajaran agama Islam.

Terima kasih telah membaca artikel ini, Sobat Ilyas. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.