Ciri-Ciri Candi Borobudur

Hello Sobat Ilyas! Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan candi Borobudur, salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia. Namun, tahukah kamu apa saja ciri-ciri candi Borobudur? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

1. Bentuk Candi

Candi Borobudur memiliki bentuk yang sangat khas, yaitu berupa stupa atau bangunan berbentuk kubah. Ada tiga tingkatan pada struktur stupa, yaitu basis, tubuh, dan atap. Total terdapat 10 tingkatan pada Candi Borobudur, dengan tinggi mencapai 35 meter dari permukaan tanah.

2. Arsitektur Candi

Candi Borobudur memiliki arsitektur yang sangat unik dan indah. Pada setiap tingkatannya terdapat relief yang menggambarkan kisah-kisah Buddha. Total terdapat 1.460 relief pada candi Borobudur, membuatnya menjadi candi dengan jumlah relief terbanyak di dunia. Selain itu, relief pada candi Borobudur juga menjadi bukti kemampuan seni dan teknologi pada masa itu.

3. Bahan Bangunan

Bahan yang digunakan pada bangunan candi Borobudur adalah batu andesit. Batu ini dipilih karena kekuatannya yang tahan lama terhadap cuaca dan goncangan. Selain itu, batu andesit juga mudah ditemukan di sekitar kawasan candi Borobudur.

4. Warna Bangunan

Warna asli dari bangunan candi Borobudur adalah abu-abu kehitaman. Namun, seiring berjalannya waktu, warna bangunan menjadi berubah menjadi lebih terang. Hal ini disebabkan oleh adanya pengaruh cuaca dan proses restorasi yang dilakukan pada candi Borobudur.

5. Lokasi Candi

Candi Borobudur terletak di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 265 meter di atas permukaan laut. Lokasi candi Borobudur juga memiliki keunikan tersendiri karena terletak di antara dua sungai besar, yaitu sungai Progo dan sungai Elo.

6. Fungsi Candi

Candi Borobudur awalnya digunakan sebagai tempat peribadatan umat Buddha pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Namun, pada masa selanjutnya, candi Borobudur sempat terlupakan dan tertimbun oleh abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi. Baru pada abad ke-19, candi Borobudur mulai ditemukan kembali dan diangkat menjadi situs warisan dunia.

7. Jumlah Stupa

Total terdapat 72 stupa pada candi Borobudur. Stupa-stupa ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan relik Buddha, yaitu benda-benda suci yang dianggap memiliki kekuatan mistis dan keberkahan.

8. Arca-Arca Buddha

Pada candi Borobudur terdapat 504 arca Buddha yang tersebar di seluruh bagian candi. Kebanyakan dari arca-arca tersebut berukuran kecil dan terbuat dari batu vulkanik. Arca-arca tersebut menggambarkan berbagai posisi Buddha, seperti posisi duduk, berdiri, atau tidur.

9. Pengaruh Budaya

Candi Borobudur merupakan bukti adanya pengaruh budaya India pada masa itu. Hal ini bisa dilihat dari relief-relief yang menggambarkan kisah-kisah Buddha dan juga penggunaan bahasa Sanskerta pada prasasti-prasasti yang ditemukan di sekitar kawasan candi.

10. Restorasi Candi

Candi Borobudur pernah mengalami masa-masa sulit pada saat terkubur abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi. Namun, pada tahun 1973, pemerintah Indonesia bersama UNESCO melakukan proses restorasi pada candi Borobudur. Proses restorasi ini dilakukan untuk menjaga keaslian dan keindahan candi Borobudur agar tetap terjaga hingga saat ini.

11. Keindahan Sunrise

Candi Borobudur menjadi salah satu tempat terpopuler untuk menikmati keindahan sunrise. Pemandangan matahari terbit di antara dua gunung, Merbabu dan Merapi, membuat candi Borobudur menjadi tempat yang sangat indah dan mempesona.

12. Jumlah Pengunjung

Candi Borobudur menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia. Setiap tahunnya, terdapat jutaan wisatawan yang datang ke candi Borobudur untuk menikmati keindahan dan sejarahnya.

13. Pengaruh Agama

Candi Borobudur menunjukkan pengaruh agama Buddha pada masa itu. Hal ini bisa dilihat dari relief-relief yang menggambarkan ajaran-ajaran Buddha dan penggunaan stupa sebagai tempat penyimpanan relik Buddha.

14. Keunikan Aksara Kawi

Di sekitar kawasan candi Borobudur terdapat prasasti-prasasti yang menggunakan aksara Kawi. Aksara Kawi ini merupakan aksara kuno Jawa yang digunakan pada masa itu dan menjadi bukti adanya perkembangan bahasa dan sastra pada masa itu.

15. Pemandangan Alam

Tak hanya keindahan bangunan candi, tapi candi Borobudur juga menawarkan pemandangan alam yang sangat indah. Di sekitar kawasan candi, terdapat kebun-kebun dan sawah-sawah yang hijau dan subur.

16. Pengaruh Seni

Candi Borobudur menjadi bukti kemampuan seni dan teknologi pada masa itu. Hal ini bisa dilihat dari relief-relief yang sangat detail dan indah, serta penggunaan batu andesit yang dipotong dan diukir dengan sangat presisi.

17. Pengaruh Hindu

Pada masa awal pembangunan candi Borobudur, agama yang dianut adalah agama Hindu. Hal ini bisa dilihat dari adanya relief-relief yang menggambarkan kisah-kisah Hindu di bagian bawah candi Borobudur.

18. Pengaruh Budaya Jawa

Candi Borobudur juga menunjukkan pengaruh budaya Jawa pada masa itu. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan bahasa Jawa pada prasasti-prasasti yang ditemukan di sekitar kawasan candi.

19. Pariwisata

Candi Borobudur menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia. Selain keindahan bangunannya, candi Borobudur juga menawarkan berbagai aktivitas wisata, seperti menikmati sunrise, bersepeda keliling kawasan candi, atau belajar tentang sejarah candi Borobudur di museum yang terletak di sekitar kawasan candi.

20. Keunikan Batu Ukir

Batu andesit yang digunakan pada bangunan candi Borobudur memiliki keunikan tersendiri. Batu ini bisa dipotong dan diukir dengan sangat presisi, sehingga menghasilkan bangunan yang sangat indah dan detail.

Kesimpulan

Itulah beberapa ciri-ciri candi Borobudur yang bisa kamu ketahui. Candi Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia dan menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO yang harus dikunjungi. Selain keindahan bangunan candi, candi Borobudur juga menawarkan berbagai aktivitas wisata yang bisa kamu nikmati. Jangan lupa untuk berkunjung ke candi Borobudur dan menikmati keindahan dan sejarahnya ya!

Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!