Cara Membaca Jangka Sorong

Pengenalan

Hello Sobat Ilyas! Apakah kamu pernah mendengar tentang jangka sorong? Jangka sorong adalah salah satu alat ukur yang sangat penting dalam bidang teknik dan industri. Alat ini digunakan untuk mengukur dimensi suatu benda dengan tingkat akurasi yang tinggi. Namun, jika kamu belum pernah menggunakannya sebelumnya, kamu mungkin akan sedikit kesulitan dalam membaca dan mengoperasikan jangka sorong. Nah, kali ini kita akan membahas cara membaca jangka sorong dengan mudah dan santai.

Bagian-bagian Jangka Sorong

Sebelum kita membahas cara membaca jangka sorong, kita perlu mengenal terlebih dahulu bagian-bagian dari alat ini. Jangka sorong terdiri dari beberapa bagian penting seperti rahang atas, rahang bawah, skala utama, vernier, dan nonius. Rahang atas dan bawah berfungsi untuk menahan benda yang akan diukur. Skala utama digunakan untuk membaca hasil pengukuran secara kasar, sedangkan vernier dan nonius digunakan untuk membaca hasil pengukuran secara lebih akurat.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

Langkah pertama dalam menggunakan jangka sorong adalah menempatkan benda yang akan diukur di antara rahang atas dan bawah. Pastikan posisi benda tepat di tengah-tengah rahang agar hasil pengukuran lebih akurat. Kemudian, geser skala utama hingga menyentuh benda yang akan diukur. Baca angka yang tertera pada skala utama untuk mendapatkan hasil pengukuran kasar.Selanjutnya, perhatikan vernier yang ada di sebelah kanan skala utama. Vernier ini terdiri dari beberapa garis kecil yang disebut nonius. Setiap nonius mewakili satuan pengukuran yang lebih kecil dari satuan yang tertera pada skala utama.

Cara Membaca Hasil Pengukuran

Untuk membaca hasil pengukuran, pertama-tama lihat angka yang tertera pada skala utama. Misalnya, jika angka yang tertera pada skala utama adalah 7, itu berarti hasil pengukuran kasar adalah 7 satuan pengukuran. Selanjutnya, perhatikan nonius yang berdekatan dengan skala utama. Cari nonius yang sejajar dengan salah satu garis pada skala utama.Jika nonius yang sejajar berada pada garis ke-2, maka hasil pengukuran lebih akurat adalah 0,2 satuan pengukuran. Jika nonius yang sejajar berada pada garis ke-5, maka hasil pengukuran lebih akurat adalah 0,5 satuan pengukuran. Gabungkan kedua angka tersebut untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat. Dalam contoh ini, hasil pengukuran akhir adalah 7,2 satuan pengukuran.

Latihan

Agar lebih paham dalam membaca jangka sorong, kamu bisa melakukan latihan dengan mengukur beberapa benda yang berbeda. Mulailah dengan benda yang lebih sederhana seperti pensil atau pulpen, kemudian naikkan level kesulitan dengan mengukur benda yang lebih kompleks seperti baut atau mur.

Kesimpulan

Itulah cara mudah dan santai dalam membaca jangka sorong. Meskipun awalnya mungkin sedikit sulit, dengan latihan dan pemahaman yang cukup, kamu akan menjadi ahli dalam menggunakan alat ini. Jangka sorong sangat penting dalam bidang teknik dan industri, oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara menggunakan dan membacanya dengan benar. Jangan lupa untuk selalu berlatih dan meningkatkan kemampuanmu dalam membaca jangka sorong. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!