Bulan dalam Bahasa Arab

Mengenal Bulan dalam Bahasa Arab

Hello Sobat Ilyas, sudah tahukah kamu bahwa bahasa Arab memiliki nama-nama bulan yang unik dan kaya makna? Bulan dalam bahasa Arab disebut dengan “Shahr” atau “Qamar”. Setiap bulan memiliki nama yang berasal dari bahasa Arab atau bahasa lain yang dipengaruhi oleh bahasa Arab. Mari kita kenali bulan-bulan tersebut lebih dekat!

Bulan Pertama: Muharram

Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah atau kalender Islam. Nama Muharram berasal dari kata “haram” yang berarti suci. Selama bulan ini, umat Islam dihimbau untuk meningkatkan ibadah dan menahan diri dari hal-hal yang dianggap haram.

Bulan Kedua: Safar

Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriyah. Nama “Safar” berasal dari kata “sifr” yang berarti kosong. Menurut kepercayaan masyarakat Arab kuno, bulan Safar adalah bulan yang kurang beruntung dan dianggap sebagai bulan yang kosong dari keberkahan.

Bulan Ketiga: Rabiul Awal

Rabiul Awal adalah bulan ketiga dalam kalender Hijriyah. Nama “Rabiul Awal” berasal dari kata “rabi” yang berarti tumbuh. Bulan ini dianggap sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sehingga banyak umat Islam yang merayakan Maulid Nabi selama bulan ini.

Bulan Keempat: Rabiul Akhir

Rabiul Akhir adalah bulan keempat dalam kalender Hijriyah. Nama “Rabiul Akhir” juga berasal dari kata “rabi” yang berarti tumbuh. Bulan ini dianggap sebagai bulan akhir dari musim dingin dan awal musim semi.

Bulan Kelima: Jumadil Awal

Jumadil Awal adalah bulan kelima dalam kalender Hijriyah. Nama “Jumadil Awal” berasal dari kata “jumada” yang berarti keras dan kering. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang keras dan sulit untuk bertahan hidup.

Bulan Keenam: Jumadil Akhir

Jumadil Akhir adalah bulan keenam dalam kalender Hijriyah. Nama “Jumadil Akhir” berasal dari kata “jumada” yang berarti keras dan kering. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang juga keras dan sulit untuk bertahan hidup.

Bulan Ketujuh: Rajab

Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriyah. Nama “Rajab” berasal dari kata “rajaba” yang berarti menghormati. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang suci dan dihormati oleh umat Islam.

Bulan Kedelapan: Sya’ban

Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah. Nama “Sya’ban” berasal dari kata “syu’ub” yang berarti cabang. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang banyak cabangnya dan juga dianggap sebagai bulan persiapan menjelang Ramadan.

Bulan Kesembilan: Ramadan

Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah. Nama “Ramadan” berasal dari kata “ramida” yang berarti panas yang sangat terik. Bulan ini dianggap sebagai bulan suci bagi umat Islam, karena di bulan ini umat Islam diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh.

Bulan Kesepuluh: Syawal

Syawal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah. Nama “Syawal” berasal dari kata “syi’ul” yang berarti tinggi. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang tinggi dan mulia, karena di bulan ini umat Islam merayakan Idul Fitri atau Hari Raya setelah sebulan berpuasa.

Bulan Sebelas: Dzulqa’dah

Dzulqa’dah adalah bulan sebelas dalam kalender Hijriyah. Nama “Dzulqa’dah” berasal dari kata “dzul” yang berarti memiliki atau memiliki sesuatu, dan “qa’dah” yang berarti duduk. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang tenang dan dihimbau untuk menjaga ketenangan selama bulan ini.

Bulan Duabelas: Dzulhijjah

Dzulhijjah adalah bulan terakhir dalam kalender Hijriyah. Nama “Dzulhijjah” berasal dari kata “dzul” yang berarti memiliki atau memiliki sesuatu, dan “hijjah” yang berarti haji. Bulan ini dianggap sebagai bulan yang suci dan dihimbau untuk menyucikan diri dan menunaikan ibadah haji bagi umat Islam yang mampu.

Kesimpulan

Itulah 12 bulan dalam bahasa Arab yang memiliki makna mendalam dan kaya budaya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat Ilyas yang ingin lebih mengenal tentang bahasa Arab dan budaya Islam. Jangan lupa untuk terus belajar dan menambah pengetahuan ya! Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.