Hello Sobat Ilyas, apa kabar?
Surah Al Qalam termasuk dalam golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat ini merupakan surat ke-68 dalam Al-Quran dan terdiri dari 52 ayat. Surah Al Qalam memiliki banyak pesan moral dan pelajaran yang dapat diambil untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita.
Surah Al Qalam menceritakan tentang peristiwa penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh orang-orang kafir Quraisy. Mereka menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai penyair dan gila. Namun, Allah SWT memberikan jawaban atas penghinaan tersebut dalam surah ini. Allah SWT menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah penyair dan gila, melainkan seorang rasul yang diutus untuk membawa kebenaran.
Salah satu ayat yang terkenal dalam Surah Al Qalam adalah ayat ke-4 yang berbunyi “Wa inna kala’ala khuluqin ‘azhim” yang artinya “Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” Ayat ini menunjukkan betapa mulianya akhlak Nabi Muhammad SAW dan harus menjadi teladan bagi umatnya.
Selain itu, Surah Al Qalam juga mengajarkan tentang pentingnya membaca dan menulis. Allah SWT berfirman dalam ayat ke-1, “Nun. Demi pena dan apa yang mereka tulis.” Ayat ini menekankan pentingnya menulis dan membaca sebagai sarana untuk menambah ilmu pengetahuan.
Surah Al Qalam juga memberikan peringatan tentang bahaya kekufuran dan keangkuhan. Orang-orang kafir Quraisy dijelaskan sebagai contoh orang yang sombong dan menganggap dirinya lebih baik dari orang lain. Allah SWT menegaskan bahwa kekufuran dan keangkuhan tidak akan membawa kebaikan kepada seseorang.
Selain itu, Surah Al Qalam juga mengajarkan tentang pentingnya sabar dan tawakal kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW dan para nabi sebelumnya diceritakan sebagai contoh orang-orang yang sabar dan tawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi cobaan dan kesulitan dalam hidup.
Surah Al Qalam juga memberikan peringatan tentang bahaya sikap iri hati dan dengki. Orang-orang kafir Quraisy dijelaskan sebagai contoh orang yang iri hati dan dengki terhadap keberhasilan Nabi Muhammad SAW. Allah SWT menegaskan bahwa sikap iri hati dan dengki hanya akan merugikan diri sendiri.
Selain itu, Surah Al Qalam juga mengajarkan tentang pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua. Allah SWT menegaskan dalam ayat ke-14, “Dan janganlah kamu mengatakan kepada mereka (kedua orang tua) perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” Ayat ini menekankan pentingnya menghormati dan memuliakan kedua orang tua.
Surah Al Qalam juga memperingatkan tentang bahaya fitnah dan ghibah. Allah SWT berfirman dalam ayat ke-10, “Dan janganlah kamu mengikuti setiap orang yang bersumpah banyak, lagi terlalu buruk, pengumpat, yang suka mencela dan mencari-cari kesalahan manusia.” Ayat ini menekankan pentingnya menjauhi fitnah dan ghibah yang dapat merusak hubungan sesama manusia.
Dalam kesimpulannya, Surah Al Qalam mengajarkan banyak pelajaran moral dan pelajaran yang dapat diambil untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Surah ini mengajarkan tentang pentingnya menghormati dan memuliakan kedua orang tua, menjaga hubungan dengan sesama manusia, dan menjauhi sikap iri hati, dengki, fitnah, dan ghibah. Selain itu, Surah Al Qalam juga mengajarkan tentang pentingnya membaca dan menulis, sabar dan tawakal kepada Allah SWT, serta menjauhi kekufuran dan keangkuhan.