Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Token AHA Ramah Lingkungan: Hadir Dengan Misi Lingkungan Yang Lebih Baik!

Investasi di zaman sekarang semakin beraneka macam pilihannya, bukan sekedar properti ataupun saham. Dalam beberapa tahun belakang, masyarakat mulai mengenal token kripto dan memutuskan untuk berinvestasi disana. Nilai tukar yang tinggi dan konsep desentralisasi miliknya mampu menarik minat banyak orang diseluruh dunia.

Oleh karena itu, koin kripto terbaru terus bermunculan dengan project masing-masing. Ini diimbangi dengan volume perdagangan kripto yang semakin tinggi dan kenaikan harga koin secara signifikan sejak awal kemunculannya.

Namun, tidak banyak orang menyadari adanya dampak buruk terhadap lingkungan dengan kemunculan koin kripto. Melihat situasi yang harus segera diatasi, beberapa koin kripto baru hadir dengan proyek mendukung energi terbarukan.

Di Indonesia sendiri, sudah ada AHA Token ramah lingkungan. Pasti Anda bertanya-tanya proyek seperti apa yang sedang dibangun dan apa saja produknya? Tenang, mari kita bahas selengkapnya berikut.

Dampak Lingkungan Akibat Munculnya Token Kripto yang Masif

token aha

Sebagai orang awam, wajar apabila Anda masih belum terlalu paham hubungan antara token kripto dan lingkungan. Kita mulai dari konsep token kripto itu sendiri, dimana setiap transaksinya diverifikasi oleh perangkat komputer.

Perangkat komputer ini berasal dari para penambang token, mereka menyewakan komputer miliknya dan mendapat fee setiap berhasil memverifikasi transaksi. Karena mengandalkan komputer, sudah pasti membutuhkan energi listrik.

Perangkat komputer yang dipakai untuk menambang koin umumnya aktif selama 24 jam penuh. Dari sini sudah bisa ditebak apabila jumlah konsumsi listriknya sangat besar. Sementara itu, agar bisa menyediakan listrik dalam jumlah besar, maka membutuhkan energi fosil dalam jumlah besar pula.

Nah, pemakaian energi fosil untuk menghasilkan listrik berdampak pada meningkatnya polusi udara dan efek rumah kaca.

Seiring dengan banyaknya token kripto, dampak lingkungan yang diberikan tentu semakin besar dan harus segera ditangani.

Kehadiran Token AHA Ramah Lingkungan Diharapkan Bisa Berdampak Positif

token aha ramah lingkungan

Melihat adanya dampak kerusakan lingkungan di industri cryptocurrency, inilah yang melatarbelakangi token energi hijau terus bermunculan. Salah satunya adalah Token AHA yang ingin membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Token AHA akan mendukung proyek-proyek yang berfokus pada energi hijau, sehingga dampak lingkungan akibat penambangan kripto bisa diminimalisir. Harapannya adalah lingkungan yang tetap sehat, dibalik perkembangan kripto yang semakin meluas ditengah-tengah masyarakat.

Mengutip informasi yang dimuat di white paper AHA, token tersebut akan berfokus pada kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di tanah air. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah mencapai 23% bauran energi dari EBT (energi baru terbarukan) di tahun 2025 mendatang, sesuai target yang ditetapkan pemerintah.

“Untuk memulai proyek dasar, Anagata fokus kepada Carbon Trade Platform dan Proyek Solar PV. Sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa, Indonesia berpotensi mengantongi 207 GigaWatt (GW) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kisaran nilai sebesar USD 140 miliar dan adanya pengurangan CO2 sebesar miliaran ton,” demikianlah penjelasan pihak Token AHA di paper tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, token AHA mengklaim bahwasannya akan memberi keuntungan kepada semua investor dan memfasilitasi transaksi yang aman. Bicara soal keamanan, ini bakal didukung oleh sistem berteknologi decentralized yield-generation utility eco-token, ia didasarkan pada BSC (Binance Smart Chain).

Token AHA memiliki beberapa keunggulan, mulai dari transaksi yang aman, mudah dan rahasia, karena berbasis sitem terdesentralisasi. Sampai dengan token AHA yang harganya tidak begitu fluktuatif di pasar dan cenderung stabil.

Selain menciptakan cryptocurrency, token AHA juga berencana merilis produk game yang mendukung program penanaman pohon asli di sejumlah wilayah Indonesia, sekaligus membuat NFT yang beranggotakan komunitas berpola pikir go green.

Token AHA resmi diluncurkan pada bulan Desember 2021 silam, dengan harga 1 token AHA sekarang dibanderol sebesar 0.0035 BUSD. Tahap pre sale dimulai 1 Maret - 20 April 2022 dan public token mulai 22 April 2022.

Muhamad Ilyas
Muhamad Ilyas Hanya seorang manusia biasa yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan bisnis.