-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Sumber Energi Matahari Untuk Kehidupan dan Sebagai Energi Alternatif

Membidik matahari sebagai salah satu sumber energi masa depan pasti telah dipertimbangkan dengan baik. Tentu sumber energy ini dinilai memiliki segudang manfaat dan tidak bersifat merugikan bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut informasi lengkap tentang keuntungan yang diperoleh dengan memanfaatkan sumber energy matahari.

Sekilas Tentang Matahari

Matahari yang selama ini anda kenal merupakan sebuah bola gas pijar yang ukurannya amat besar dengan diameter sekitar 1,3 juta kilometer. Suhu permukaannya juga sangat tinggi yaitu sekitar 5.800 K. Sedangkan suhu pusatnya bisa mencapai 10 juta derajat celcius. Temperatur yang tinggi itu terbentuk dari reaksi fusi nuklir yang berlangsung di dalamnya.

Reaksi fusi nuklir ini sejatinya merupakan reaksi yang terjadi akibat penggabungan empat inti atom hidrogen menjadi satu inti atom helium. Reaksi inilah yang kemudian menghasilkan panas dan cahaya. Akan sangat disayangkan jika tenaga sebesar ini tidak dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Keuntungan yang Didapat Dengan Menggunakan Tenaga Surya

SUN Energy

1. Menggunakan Lebih Sedikit Air

Air merupakan salah satu unsur yang sangat diperlukan oleh seluruh makhluk hidup. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan yang bijaksana sehingga ketersediaan air bersih tidak terus mengalami penurunan. Produksi listrik tradisional dengan menggunakan bahan bakar fosil memerlukan ribuan liter air setiap tahunnya.

Dengan beralih menggunakan SUN Energy alias tenaga surya, maka penggunaan air ini bisa lebih dihemat. Pengoperasian sel fotovoltaik sama sekali tidak memerlukan air sehingga tidak semakin meningkatkan kebutuhan akan air bersih. Satu satunya air yang dibutuhkan oleh panel surya adalah air hujan untuk membersihkan permukaan panel secara alami.

2. Tidak Menyebabkan Polusi Udara

Alasan kedua mengapa sumber energy surya sangat dibutuhkan adalah tidak menyebabkan polusi udara. Proses pengubahan energi cahaya menjadi listrik sama sekali tidak melibatkan proses pembakaran. Hal tersebut menyebabkan tidak terbentuknya gas buang berupa karbondioksida. Dengan begitu udara di atmosfer lebih bersih dan segar.

3. Mengurangi Jejak Karbon

Sumber energy matahari juga dikenal sebagai energy yang paling bersih sehingga sangat cocok diterapkan sebagai salah satu energi berkonsep zero waste. Bahkan kabarnya, anda dapat mengurangi sekitar satu ton karbon dioksida untuk setiap mega watt-jam energi matahari yang anda gunakan. Dengan begitu, anda bisa mengurangi jejak karbon rumah tangga.

4. Membantu Memperlambat Perubahan Iklim

Pelepasan zat beracun ke atmosfer menjadi penyebab utama terjadinya efek rumah kaca. Kondisi ini akhirnya akan meningkatkan suhu bumi yang kemudian dikenal dengan global warming. Kondisi tersebut akan memicu pergeseran atau perubahan iklim karena suhu bumi yang sudah tidak normal seperti sedia kala.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak sekali bencana alam yang dipicu oleh iklim dan cuaca yang ekstrim. Contohnya adalah banjir, badai, panas ekstrem, dan kekeringan. Akan tetapi semua itu bisa dicegah dengan memanfaatkan sumber tenaga surya. Melalui energy ini, tidak akan ada lagi emisi dari sektor produksi energy.

5. Mengurangi Ketergantungan Bahan Bakar Fosil

Penggunaan sumber energy matahari juga dapat mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil. Bahan tersebut memerlukan waktu ribuan hingga jutaan tahun untuk terbentuk. Apabila terus dikuras, maka lama kelamaan jumlahnya akan semakin menipis. Tidak heran jika kemudian tenaga surya sangat dibutuhkan sebagai energy alternatif karena jumlahnya yang tidak terbatas.

Penggunaan Energi Alternatif Matahari 

energi alternatif matahari

Saat ini sudah banyak teknologi yang mulai dikembangkan untuk mengolah energy matahari, salah satunya adalah sel surya. Alat tersebut dapat mengubah cahaya matahari menjadi bentuk energy listrik. Tenaga inilah yang kemudian dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari hari akan kebutuhan listrik.

Sumber energy matahari merupakan solusi yang baik untuk mengurangi laju perubahan iklim bumi. Perlu anda ketahui jika penggunaan bahan bakar fosil menjadi penyebab utama mengapa kondisi tersebut terjadi. Zat zat berbahaya yang timbul dari pembakaran menyebabkan banyak suhu yang seharusnya dipancarkan keluar bumi malah kembali dan terperangkap.

Dengan begitu suhu bumi mengalami peningkatan yang signifikan dan menyebabkan pergeseran iklim. Akan tetapi itu semua tidak akan terjadi jika masyarakat mulai beralih menggunakan tenaga surya. Tenaga ini sangat aman dan tidak menghasilkan gas buang yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia.

Tenaga Surya Sebagai Energi Masa Depan

tenaga surya energi masa depan

Tenaga surya juga jumlahnya tidak terbatas sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama. Lain hanya dengan sumber energy fosil yang sifatnya tidak terbarukan. Anda perlu menunggu ribuan hingga jutaan tahun hingga bahan tersebut terbentuk secara alami. Tidak heran jika kemudian tenaga surya dipilih sebagai energi masa depan.

Sumber energy matahari ini menjadi jawaban untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan lingkungan yang saat ini terjadi. Bahkan saat ini sudah hadir teknologi ramah lingkungan seperti panel surya yang mampu mengolah tenaga matahari dengan efektif dan efisien menjadi bentuk listrik. Teknologi solar panel ini sangat mutakhir dan perlu untuk dikembangkan lebih jauh.

Penutup

Berusaha memahami kondisi bumi yang saat ini sedang kurang baik sudah menjadi bagian dari tugas manusia. Alam sudah memberikan energy yang kekuatannya besar lantas mengapa tidak dimanfaatkan dengan baik? Akan sangat disayangkan jika masyarakat tetap acuh dan tidak berusaha beralih menggunakan energy yang lebih ramah lingkungan. 

Demikianlah sedikit ulasan tentang energi matahari yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Muhamad Ilyas
Muhamad Ilyas Hanya seorang manusia biasa yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan bisnis.