-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Distributor Minyak Goreng Yang Sukses Untuk Pemula

Minyak goreng adalah bahan pokok paling dicari dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, minyak goreng dibutuhkan untuk membuat berbagai macam olahan makanan. Baik itu oleh ibu rumah tangga, pedagang keliling, pemilik warteg, restoran sampai hotel.

Dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan minyak goreng, ini jelas menjadi peluang bisnis tersendiri. Kepengen belajar bagaimana cara menjadi distributor minyak goreng yang sukses? Yuk simak artikel ilyasweb dibawah sampai habis. 

Cara Menjadi Distributor Minyak Goreng yang Sukses 

cara menjadi distributor minyak goreng

Menjual minyak goreng bisa dikatakan sebagai salah satu bisnis yang potensi keuntungannya sangat besar, karena target konsumennya dari berbagai kalangan. Prospek bisnis yang menjanjikan ini bakal lebih maksimal ketika pelaku usahanya memiliki strategi yang matang.  

Apakah kamu merasa bingung karena masih pemula? Tenang, mari pikirkan langkah-langkah kedepannya dimulai dari beberapa hal berikut. 

1. Menentukan Produsen

Sebagai calon distributor minyak goreng, hal pertama yang mesti kamu pikirkan sejak jauh-jauh hari adalah siapa produsennya. Dengan memilih produsen yang tepat, maka kamu lebih mudah menentukan harga dan memastikan kualitas minyak goreng yang dijual sebaik mungkin. 

Disarankan supaya kamu melihat dan datang langsung ke tempat produsen. Perhatikan secara seksama mulai dari proses produksi yang bersih atau tidak, bagiaman karyawan bekerja dan tahap akhir yang mereka lakukan untuk menjamin mutu minyak goreng. 

Apabila dirasa kurang sesuai, maka bisa beralih ke produsen lain dan menyampaikan alasan kamu kepada pihak terkait.   

2. Memilih Tempat Usaha

Sebenarnya poin nomor dua ini tergantung bagaimana konsep bisnis yang bakal dijalankan, apakah online atau offline. Apabila menggunakan sistem penjualan online, maka kamu bisa memulai bisnis minyak goreng modal minim dengan konsep home industri yang memanfaatkan area kosong di rumah sudah cukup.  

Beda dengan penjualan offline yang pastinya membutuhkan tempat strategis untuk lokasi penjualan. Ketika penjualan semakin meningkat, sebaiknya segera mencari tempat usaha lebih besar supaya semua kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan nyaman. Ini juga bisa meningkatkan kepercayaan dimata klien.  

3. Kulakan Minyak Goreng

Setelah menentukan produsen, cara menjadi distributor minyak goreng berikutnya adalah melakukan pembelian dalam jumlah besar. Setiap produsen memiliki syarat dan ketentuan masing-masing untuk program distributor minyak goreng buatannya. Pastikan usaha kamu mampu memenuhi semua persyaratan yang ditentukan. 

4. Menentukan Nama Perusahaan

Jangan lupa memikirkan nama perusahaan yang singkat dan mudah diingat, kalau memungkinkan unik dan ikonik. Pemberian nama bertujuan untuk memudahkan konsumen mengingat brand minyak goreng kamu. 

5. Membuat SIUP

Apabila kamu benar-benar serius ingin menjadi distributor minyak goreng yang sukses, maka sejak awal harus mulai memikirkan Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP. Ketika ingin mengajukan kerjasama dengan pihak hotel, restoran ataupun lainnya, maka SIUP menjadi tolak ukur apakah penawaranmu layak diterima atau tidak. 

Beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk membuat SIUP adalah sebagai berikut:

Mengajukan izin domisili

Pertama-tama, kamu perlu membuat izin domisili untuk tempat usaha minyak goreng kepada pihak kelurahan setempat. Kunjungilah kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu di kelurahan terdekat. 

Membuat NPWP

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah salah satu persyaratan untuk membuat SIUP. Tanpa NPWP, badan usaha dan pemilik usaha tidak diperkenankan mengurus SIUP. 

Membuat SIUP 

Jika semua persyaratan diatas sudah terpenuhi, sekarang saatnya mengurus SIUP ke Kantor Wilayah Departemen Perindustrian dan Perdagangan setempat. 

6. Menyusun Rencana Promosi

Persiapan awal mendirikan bisnis sudah selesai dilakukan, sekarang masuk ke tahap pengembangan. Dalam pengembangan sebuah bisnis, marketing yang tepat dan efisien adalah kunci keberhasilannya. Pelajarilah ilmu marketing offline dan online yang sekiranya paling cocok dengan kemampuanmu. 

Setelah itu susun strategi, praktek dan coba kembali apabila masih gagal. Ulangi sampai menemukan strategi promosi yang tepat. 

Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara menjadi distributor minyak goreng yang sukses. Semoga menambah wawasan kamu seputar dunia bisnis, khususnya di bidang usaha minyak goreng.

Muhamad Ilyas
Muhamad Ilyas Hanya seorang manusia biasa yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan bisnis.