-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Kartu ATM BRI Berstatus Disable Tidak Bisa Dipakai Transaksi?

Kartu ATM ataupun kartu debit yang diperoleh oleh setiap nasabah bank BRI itu berguna untuk membantu berbagai keperluan transaksi perbankan, entah itu untuk tarik tunai, transfer, maupun pembayaran lainnya di mesin ATM (Ajunan Tunai Mandiri) atau transaksi melalui mesin EDC yang sekarang banyak sekali di merchant-merchant bank BRI, bahkan ada juga yang bisa digunakan untuk transaksi online.

kartu atm bri berstatus disabled

Sebagai sistem keamanannya, masing-masing kartu debit (ATM) itu mempunyai nomor seri dan kode keamanan berupa kode PIN serta 3 digit angka di belakang kartu atau yang lebih dikenal dengan kode CVV / CVV2, dan juga terdapat masa berlaku kartu ATM yang tertera di depan kartu debit tersebut.

Bukan hanya itu saja, bank BRI juga menciptakan sebuah keamanan yang langsung dari sistemnya, yang mana sistem tersebut akan secara otomatis memblokir alias (disable) kartu ATM milik nasabah, jika saja terdeteksi ada sebuah indikasi penyalahgunaan pada kartu ataupun adanya aktivitas tidak normal yang bisa beresiko pada rekening milik nasabah.

Akan tetapi, yang menjadi permasalahannya jika saja kamu sebagai nasabah mendapatkan notifikasi bahwa status kartu ATM kamu disable ketika sedang melakukan transaksi di mesin ATM atau mesin EDC, itu artinya kartu debit kamu sedang berada dalam mode disable alias dalam keadaan terblokir oleh sistem bank BRI.

Lantas, bagaimana cara membuka blokir kartu ATM yang disable? Bagaimana cara meng-enable kartu debit yang disable?

Untuk membuka blokir kartu debit bank BRI sebenarnya bisa kamu lakukan tanpa harus datang langsung ke kantor bank BRI terdekat, dengan syarat kamu harus mempunyai user ID dan sudah terdaftar di layanan internet banking BRI.

Jadi, nantinya kamu bisa menggunakan aplikasi aplikasi BRI Mobile atau BRImo untuk membuka blokir tersebur, karena di sana sudah disediakan sebuah fitur untuk enable/disable kartu debit yang kamu miliki dengan mudah.

Sedangkan jika kamu berencana untuk membuka blokir kartu ATM di kantor cabang BRI terdekat, kamu tidak bisa mewakilkannya kepada orang lain, ya!

Kesimpulannya, kamu harus datang sendiri ke kantor cabang atau kantor cabang pembantu dengan membawa dokumen seperti KTP-El, Buku Tabungan dan juga kartu debit atau kartu ATM yang terblokir tersebut.

Oiya, berapa biaya administrasi untuk membuka kartu ATM BRI yang terblokir? Gratis, lho! Setahu saya untuk melakukan enable kartu ATM yang disable itu tidak akan dikenakan biaya admin, kecuali jika kamu mengganti PIN pada kartu tersebut (*jika salah, mohon diralat).

Muhamad Ilyas
Muhamad Ilyas Hanya seorang manusia biasa yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan bisnis.