-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bank BTPN: Sahabat Para Pensiunan Indonesia!

Bank BTPN merupakan salah satu bank yang memiliki kekuatan likuiditas besar. Salah satu penyebabnya adalah bahwa bank ini memiliki sumber daya yang pasti, yakni dari para pensiunan. Mengingat segmen pasar bank ini adalah para pensiunan sebagaimana singkatan bank ini sebagai Bank Tabungan Pensiun Nasional.

bank btpn

Salah satu program yang ditawarkan oleh bank ini adalah pemberian kredit bagi para pensiunan pegawai negeri/ TNI/ Polri. Dengan pagu kredit hingga 100 juta, bank BTPN hendak melebarkan sayapnya dengan menggarap ceruk pasar yang belum banyak diminati oleh bank pesaingnya.

Mengapa pangsa pasar pensiunan yang digarap oleh bank ini? Hal ini tak lain disebabkan sejarah bank yang berdiri pada tahun 1958 ini. Bank ini awalnya berdiri dari adanya gagasan tujuh orang pensiunan militer. Ketujuh orang ini mendirikan lembaga simpan pinjam, dengan tujuan membantu keuangan para pensiunan.

Pada tahun-tahun tersebut, kehidupan para pensiunan sangatlah mengenaskan. Sebab, dengan uang pensiun yang tidak seberapa, banyak pula di antara mereka yang menjadi korban dari para lintah darat.

Nama BTPN sendiri baru resmi digunakan pada tahun 1986. Sementara fungsi sebagai bank umum, baru dilaksanakan pada tahun 1993. Sebelumnya BTPN hanyalah berfungsi sebagai bank tabungan saja.

Namun karena terbentur regulasi pemerintah yang mengatur bahwa hanya ada dua jenis bank, yaitu bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat, maka BTPN memutuskan untuk memilih opsi pertama.

 BTPN Saat Ini

Menyikapi perkembangan persaingan bank yang makin ketat, mau tak mau BTPN harus turut dalam persaingan tersebut. Salah satunya dengan memperluas jaringan dan memperbanyak kantor pelayanan. Di antaranya dengan menciptakan kantor unit yang berada di beberapa wilayah di tingkat kecamatan.

Sebelumnya, keberadaan BTPN hanya dikenal di kawasan perkotaan saja, sehingga tak heran jika nasabah bank ini hanya terbatas di wilayah tersebut saja.

Namun seiring makin derasnya pertumbuhan bisnis perbankan, menjadikan BTPN mengubah strategi dalam usahanya untuk tetap bertahan dalam persaingan.

Langkah lain adalah dengan memperkenalkan produk kredit BTPN secara aktif kepada para calon nasabah. Dengan database yang dimiliki, BTPN giat menyebarkan brosur penawaran kepada para pensiunan.

Syaratnya cukup mudah bagi para pensiunan untuk mengambil kredit di BTPN. Selain mengisi kartu permohonan kredit, juga melampirkan surat keterangan pensiun, bukti diri yang masih berlaku serta bersedia memindahkan pengambilan pensiun mereka ke kantor pos.

Sedangkan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat kredit, akan ditanggung pelaksanaannya oleh pihak BTPN.

Muhamad Ilyas
Muhamad Ilyas Hanya seorang manusia biasa yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan bisnis.